Aquaponik skala rumah tangga sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Banyak sayuran yang bisa ditanam dengan metode aquaponik. Yang paling mudah dan populer adalah menanam kangkung. Kangkung merupakan sayuran yang tergolong favorit bagi ibu-ibu yang suka memasak sendiri di ruang kerjanya (baca: dapur heu..heu..). Hal ini tidak terlepas dari mudahnya kangkung didapat di pasaran. Dan jangan salah, kangkung juga merupakan salah satu sayuran yang dapat dibeli dengan harga bersahabat. Biasanya, kang sayur keliling pun selalu sedia kangkung di gerobaknya. Tiap pagi, bareng ibu-ibu rempong lainnya biasa ngerubutin tuh kang sayur dengan tidak ketinggalan tentunya sambil ngerumpiin tetangga, atau janda cantik tapi gatel. Maklumin aja deh beginilah kalo emak-emak dah ngumpul. Rame-rame dah.

Serba-serbi Kangkung Organik

Aneka masakan dapat dibuat dari kangkung. Yang paling populer adalah tumis kangkung. Padahal, selain ditumis, kangkung juga sering dibuat cah kangkung, petis kangkung, keripik kangkung, kangkung tauco, dan aneka resep lainnya. Tergantung dengan kreativitas dan selera masing-masing chef dadakan sekaligus chef andalan keluarga karena hanya “The One and Only”. So para suami, terima saja ya aneka rasa dan hambaran rasanya. Owh iya, jangan lupa sajikan tuh oseng, tumis, ataupun cah kangkung selera pedas dengan kerupuk.  Pasti yahud deh. Apalagi kalau tuh kangkung organik suruh meeting di meja yang sama dengan bakar ikan hasil jaring dari kolam sistem aquaponik.

Selain memanjakan lidah, kangkung juga baik dikonsumsi karena mengandung banyak zat yang bermanfaat bagi tubuh. Beberapa zat yang terkandung dalam kangkung diantaranya adalah protein, karbohidrat, serat, vitamin A, betakarotin dan mineral. Mineral yang dominan terkandung di kangkung diantaranya Kalsium, Besi, Magnesium, Phospor, Potassium, Sodium, Seng, Tembaga, Mangan  dan Selenium. Bahkan, beberapa sumber menyebutkan bahwa ekstrak kangkung dapat berguna s Banyak cara yang bisa temen-temen gunakan dalam budidaya kangkung skala rumahan. Temen-temen bisa melakukan seperti yang saya lakukan, yaitu dengan teknik aquaponik. ebagai anti diabetes. Untuk menjaga kadar zat bermanfaat bagi tubuh tersebut tidak hilang, sangat disarankan kangkung dipasak sebentar saja, tidak sampai lembek.

Kangkung Organik Hasil Aquaponik

Dengan begitu banyaknya kandungan gizi dan vitamin dalam kangkung, maka sangat sayang kalo menu sajian dari kangkung ini dilewatkan. Sebaiknya ketersediannya juga tetap terjaga. Salah satu caranya adalah dengan menanam sendiri, atau melakukan budidaya kangkung organik skala rumahan sendiri. Bisa dilakukan dengan menggunakan sistem aquaponik, yang merupakan perpaduan antara aquaculture dengan hidroponik. Sistem aquaponik merupakan bagian dari urban farming dan diyakini sangat mudah untuk dilakukan dan setidaknya mampu memenuhi kebutuhan keluarga.Thats it.

Itu saja aku rasa sih sudah cukup lah bagi permulaan. Yang saya rasakan,  tidaklah terlalu susah dalam budidaya kangkung. Setidaknya dengan kualitas untuk konsumsi sendiri. Karena tanaman ini relatif tidak perlu perawatan khusus. Mudah tumbuh dan cepat dipanen. Kenapa Aquaponik? dasar pilihan saya sih sederhana, karena saya males nyiramin dengan rutin kalo ditanam di tanah, ditambah lagi, pekarangan rumah yang relatif sempit dan penuh dengan batu koral karena urugan bekas bangun rumah dulu. Disamping itu, dengan menggunakan aquaponik, maka kangkung kita merupakan kangkung organik, yang secara teoritis terlepas dari bahan-bahan kimia buatan seperti pupuk buatan dan paparan pestisida. Dan sekali lagi, dengan menanam kangkung menggunakan metode aquaponik, selain memanen kangkung, kita juga sekaligus bisa memanen ikan. Asik kan? Dengan metode ini, kita sekaligus mendapatkan Kangkung organik dan Ikan, serta automatisasi dalam hal perawatan dan pemeliharaan tanaman.